Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Rektor USU pada tanggal 7 April 2016 telah menandatangani Surat Keputusan Nomor 568/UN5.1.R/SK/SPB/2016 tentang Penelitian Keunggulan TALENTA USU. Apa yang melatar belakanginya? Berikut diantara yang tertulis dalam lampiran SK tersebut:

Pada saat ini jumlah judul penelitian yang dilakukan oleh para dosen tetap USU dengan mekanisme pendanaan dari Kemenristek Dikti melalui Simlitabmas dirasakan masih minim. Status USU sebagai pemangku program Litabmas adalah sebagai PT UTAMA, dimana hanya 60% penelitian di USU yang diarahkan ke penelitian unggulan berdasarkan Rencana Induk Penelitian (RIP). Sebagai sebuah PTN-BH sudah selayaknya USU mempunyai status PT Mandiri agar seluruh penelitian (100%) dialokasikan berdasarkan RIP. Salah satu luaran utama penelitian adalah publikasi ilmiah internasional, baik berupa jurnal ataupun prosiding. Untuk itu jumlah penelitian yang dilakukan oleh dosen tetap USU perlu ditingkatkan demi tercapainya salah satu target kinerja Rektor USU yang ditetapkan oleh Kemenristekdikti, yaitu 500 judul publiksi ilmiah internasional pada tahun 2016. Berdasarkan hal ini maka pada tahun 2016 USU akan menyelenggarakan kegiatan penelitian sumber dana Non PNBP sebanyak 200 judul.

Salinan panduan Penelitian Keunggulan TALENTA USU yang saya dapatkan dapat diunduh disini.

Selamat meneliti dan memuplikasikan hasil penelitiannya, sehingga diharapkan dapat memberi banyak manfaat.

 

 

Read Full Post »

Abstract

Lake Tempe is recorded as one of largest lakes in Sulawesi, Indonesia. The lake is important for local people activities and also for their income sources. Subsequently, the lake and surrounding areas are also important for regional and international necessities, for examples are for water regulation, water sources for household and paddy field, climate change issues and conservation of migratory birds. Several observations were made from 2013 to 2015 is to identify the environmental and social issues related to the sustainable lake management. Interview of informants was done during observation. Subsequently, literature study was made. Sedimentation is occurred at severe level which local people informed that sedimentation rate is reaching 10 cm/yr. It indicated the forest and other natural vegetation in upstream areas are degraded. Fertilizer is used in crop activities at new created land during dry season along the bank of lake. It increased the chemical pollution into the lake and subsequently threat fish and water bird population. Based on observation, most of the fishes caught by fishermen can be considered small in size, which indicate that the fish populations are being over-exploited. The water bird populations are decreased and it should be noted that whistling duck population is become extinct as impact of over-exploitation and illegal poaching. Some noxious species, such as Eichhornia crassipes (aquatic plant), Mimosa pigra (weedy shrub) and Hypostomus sp. (suckermouth catfish) have invested the lake areas. Therefore, the lake sustainability is threatened and good management and action are needed to restore the lake function.

LAKE TEMPE_001

Read Full Post »

Wanamina 2014

BPK dan Perannya dalam Pelestarian Mangrove
Pasca tsunami 26 Desember 2004, perhatian terhadap sumberdaya mangrove semakin meningkat. Kerusakan hutan mangrove telah memicu berbagai bencana ekologi. Pada sisi laian, hutan mangrove yang baik tidak saja memberikan keuntungan secara sosial, ekonomi dan budaya, namun jug mampu meredam dan meminimalisir kerusakan yang diakibatkan oleh tsunami. Fakta-fakta ini lan yang membuka mata masyarakat dunia untuk melestarikan sumberdaya mangrove dan merehabilitasi mangrove yang telah rusak.
Berbagai upaya rehabilitasi mangrove yang rusak telah banyak dilakukan dengan dukungan mulai dari tingkal lokal, nasional, regional sampai dunia internasional. Demikian pula lembaga kementerian Republik Indonesia dan satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) yang cakupan kegiatannya mencakup ataupun beririsan dengan sumberdaya mangrove membuat dan melaksanakan kegiatan rehabilitasi mangrove yang rusak baik secara langsung maupun menyokong atau memfasilitasi pihak lembaga non pemerintah dalam kegiatan rehabilitasi mangrove.

Mengingat dana yang digunakan oleh pemerintahan pusat maupun daerah untuk kegiatan rehabilitasi mangrove merupakan keuangan negara, sehingga kegiatannya harus dapat dipertanggung jawabkan. Dalam konteks ini, para pemeriksa (auditor) Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) Republik Indonesia yang oleh UU No. 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara diberikan kewenangan kepada BPK untuk melaksanakan pemeriksaan atau pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, termasuk didalamnya aset negara berupa bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya, serta biaya/kewajiban untuk mengelola aset tersebut. Dengan demikian peran para pemeriksa BPK antara lain adalah turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan dengan mengintegrasikan perspektif lingkungan dalam langkah-langkah pemeriksaan yang akan dilakukan pada setiap jenis pemeriksaan, termasuk pemeriksaan kegiatan rehablitasi mangrove. Dalam konteks ini, pemeriksa BPK berperan untuk memastikan sumberdaya keuangan negara yang digunakan dalam kegiatan rehabilitasi mangrove dapat dipertanggungjawabkan dan mencapai tujuan sebagaimana yang diamanatkan.

Selengkapnya di Wanamina 2014

Read Full Post »

Kebakaran hutan dan lahan di Riau tak hanya menjadikan warga Riau seperti hidup dalam hidup dalam dapur bertungku kayu tak cukup kering dengan pintu dan jendela ditutup. Kayu yang tak cukup kering menyebabkan pembakaran tak menjadi sempurna dan menghasilkan asap lebih banyak. Pernahkah anda merasakan? Sangat menyesakkan. Kekurangan oksigen, mata perih, ISPA meradang.

Ratusan km dari sumber api di pantai timur Sumatera itu, 3 hari rekan penelitian saya tak bisa mendarat di Bandara Internasional Minangkabau Padang karena bandara tertutup asap: jarak pandang tak memungkinkan pilot untuk mendaratkan pesawat.

Ketika sebagian anggota tim melanjutkan ke lokasi survey di sekitar Danau Maninjau, semua kaget alang kepalang: danau maninjau “hilang”, tak terlihat dari pandangan! Begitupun pergunungan yang kokoh itupun seperti disulap hilang tak berbekas.

Masihkan pembakar hutan dan lahan, apalagi cukongnya, akan terus bebas berkeliaran tanpa sanksi yang menghentikannya dan menghalangi yang lain untuk ikut membakar? Bila itu terus berlangsung, asap akan terus lestari. Semoga sebaliknya ya.maninjau1

Picture1

Read Full Post »

Orangutans are the only great ape in Asia. Sumatran orangutans (SOUs) (Pongo abelii) are distributed in Northern Sumatra, Indonesia. To date, Sumatran orangutan is as one of  the most critically endangered species in the world. The populations are drop drastically and going down every year.  Due to a massive declining of its populations in the wild, therefore it is postulated that the species will face extinction in near future. The main factor of decline of the SOU populations is habitat loss from deforestation and forest degradation. Other factor is illegal hunting and trading.

SOU populationFig 1. Sumatran orangutan populations by year

 

Picture2Fig 2. Sumatran orangutans in Bukitlawang, Gunung Leuser National Park, Sumatra

#saveforest will #saveorangutan and #saveourlive

Read Full Post »

2013 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 10,000 times in 2013. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 4 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Read Full Post »

Valuasi ekonomi mangrove sedang banyak diteliti dan dipelajari. Sebagai bahan rujukan terkait metodologi valuasinya, ada bagusnya membaca laporan penelitian ataupun publikasi, antara lain seperti Ruitenbeek tahun 1992. Beliau melakukan penelitian di Teluk Bintuni, Papua pada tahun 1991.

Laporan lengkapnya tersedia di http://www.unepscs.org/Economic_Valuation_Training_Materials/06%20Readings%20on%20Economic%20Valuation%20of%20Coastal%20Habitats/30-Economic-Analysis-Mangrove-Management-Indonesia.pdf atau Economic Analysis of Mangrove Management, Indonesia.

Selain itu dapat juga membaca artikel penilaian hubungan antara mangrove dan perikanan dengan link:

1. http://www.feem.it/userfiles/attach/publication/ndl1997/ndl1997-053.pdf,

2. http://research.rem.sfu.ca/downloads/REM-651/Barbier%202000.pdf,

3. http://oceandocs.net/bitstream/1834/883/1/acp_8_proceedings_en.pdf#page=89

Semoga bermanfaat

Read Full Post »

Older Posts »