Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Ekowisata’

Judul di atas merupakan tema Paktek Pengenalan Ekosistem Hutan Tahun 2016 (PPEH2016) bagi mahasiswa kehutanan USU,terutama mahasiswa alih semester 4 ke 5. Program PPEH2016 akan dilakukan selama 10 hari di awal bulan Agustus 2016 di pesisir pantai Nagalawan, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Pada kawasan pesisir tersebut terdapat kawasan hutan mangrove yang dikelola oleh kelompok masyarakat lokal sebagai kawasan wisata mangrove Kampoeng Nipah. Kawasan tersebut sebelumnya berupa hutan mangrove yang rusak dan sebagian berupa tanah timbul. Oleh kelompok masyarakat tersebut, mangrove yang rusak mulai tahun 2005 mulai direhabilitasi. Kini kawasan tersebut menjadi salah satu destinasi ekowisata di Sumatera Utara dan menjadi bukti keberhasilan masyarakat lokal dengan kebersamaan, kegigihan dan peduli lingkungan mampu melestarikan ekosistem hutan dan alam sehingga memberikan manfaat, tidak saja manfaat ekologi, namun juga manfaat sosial, ekonomi dan budaya.

Mari menggali inspirasi dari kearifan mereka.

0 Cover Luar

Advertisements

Read Full Post »

Mangrove Angke Kapuk, yang terletak di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara ada yang termasuk hutan lindung dan marga satwa. Sejak beberapa tahun lalu juga dikembangkan dan dikelola sebagai kawasan ekowisata mangrove. Salah satu atraksi dalam kegiatan ekowisata mangrove adalah kegiatan penanaman mangrove sebagai upaya pendidikan lingkungan. Dalam kegiatan penanaman bibit yang umum tersedia adalah dari jenis bakau (utamanya Rhizophora apiculata) dan api-api (Avicennia officinalis).

Nah, sebenarnya masih banyak jenis mangrove lain yang bisa ditanam dengan sumber bibit dari berbagai jenis pepohonan mangrove di Angke Kapuk seperti tercatat dalam publikasi berikut: Onrizal, Rugayah, & Suhardjono. 2005. Flora mangrove berhabitus pohon di Hutan Lindung Angke Kapuk, Jakarta.Biodiversitas* 6 (1): 34 – 39. Link: Biodiversitas D060107.

Selamat mencoba.

Salam #SaveMangrove

Read Full Post »